Gagal di Olimpiade, Tommy Incar Kejuraan Dunia


JAKARTA - Gagal meraih mendali pada ajang Olimpiade Rio de Janeiro 2016, bukan 'kiamat' bagi tunggal putra andalan Indonesia, Tommy Sugiarto. Kegagalan tersebut justru memotivasi pemain peringkat delapan dunia tersebut, untuk bisa meraih gelar pada Kejuaraan Dunia 2017 yang rencananya akan digelar di Glagow, Skotlandia.
     Seperti diketahui, tunggal putra Indonesia belum pernah lagi meraih Medali emas pada kejuaraan Dunia lebih dari satu dekade terakhir. Medali emas erakhir yang diraih Indonesia dari sektor oleh Taufik Hidayat pada 2005 silam di Amerika Serikat. Sukses itu masih bisa diulangi Indonesia lewat Tommy jika tak memiliki kendala pada 2007 mendatang. "Selain akan mengikuti beberapa kejuraan Super Series, Tommy juga akan fokus untuk meraih gelar di Kejuraan 2017, "ujar Icuk Sugiarto, ayah Tommy saat menyambut kedatangan tim Olimpiade di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, kemarin.
    Sebelumnya, Tommy sempat mengalami masalah pada pingganggnya di ajang olimpiade sehari Rajiv Ouseph (Britania Raya) dengan skor, 13-21, 21-24, dan 16-21. Padahal, Tommy sempat langkah mulus di babak penyisihan grup menghadapi Howard Hsu (Amerika Serikat) dan Osleni Guerrero (Kuba) dua gim langsung. Selain karena kondisi yang tidak sempurna, Icuk mengatakan bahwa kekalahan Tommy dari Ouseph juga disebabkan karena ketidak-beruntungan.
   "Dari segi teknik dan permainan Tommy sebenarnya lebih unggul dari Rajiv. Tommy kalah karena faktor lucky saja. Sama seperti halnya dengan Hendra/Ahsan yang dijagokan meraih medali emas, tapi justru kalah di babak penyisihan. Hal ini terjadi karena Hendra/Ahsan kurang beruntung. begitu juga dengan Greysia Polii/Nitya." jelas juara dunia bulutangkis ini.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Gagal di Olimpiade, Tommy Incar Kejuraan Dunia"

Post a Comment