Sebelum kita membahas tentang hakikat bangsa dan negara, sebaiknya kita memulai pembahasan dari pemahaman tentang hakikat manusia, karena manusia merupakan unsur utama dalam pembentukan suatu bangsa dari negara. Dalam Sansekerta manusia berasal dari kata manu atau dalam bahasa Latin men yang berarti berpikir dan berakal budi.
1. Manusia Sebagai Makhluk Individu dan Makhluk Sosial
a. Manusia sebagai Makhluk Individu
Manusia segbagai makhluk individu adalah makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa yang paling mulia yang unik terdiri dari jiwa dan raga yang dibekali akal budi, perasaan, keinginan, dan keyakinan yang beridiri sendiri dan bertanggung jawab atas dirinya.
b. Manusia sebagai Makhluk Sosial
Manusia sebagai makhluk sosial maksudnya adalah manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya tidak mungkin dapat melakukannya sendiri, melainkan membutuhkan bantun dan kerja sama dengan orang lain. Aristoteles menyebut manusia sebagai zoon politicon, artinya manusia pada dasarnya adalah makhluk yang selalu ingin bergaul dan berkumpul dengan sesama manusia lainnya.

0 Response to "Hakikat Bangsa dan Negara"
Post a Comment