Tanggung Jawab



Tanggung jawab (responsibility) merupakan keharusan melakukan semua kewajiban atau tugas yang dibebankan kepada seseorang sebagai akibat dari wewenang yang diterima atau dimilikinya. Wewenang merupakan dasar melakukan tindakan, berbuat, dan melakukan kegiatan dalam suatu perusahaan. Tanpa wewenang, orang-orang dalam perusahaan tidak dapat berbuat apa-apa. Oleh karenanya, setiap wewenang akan menimbulkan hak (right), tanggung jawab (responsibility), dan kewajiban-kewajiban untuk melaksanakan dan mempertanggungjawabkan (accountability). Dengan kata lain, tanggung jawab harus sama besarnya dengan wewenang yang dimiliki.
        Pertanggungjawaban hanya diberikan kepada orang atau lembaga yang memberika (mendelegasika) wewenang tersebut. Tanggung jawab timbul karena adanya hubungan antara atasan (delegator) dengan bawahan (delegate), di mana alsan mendelegasikan sebagian wewenang (pekerjaan) kepada bawahan untuk dikerjakan.
        Wewenang sebenarnya mengalir dari atasan kepada bawahan jika terjadi penyerahan (perintah) tugas. Adapun tanggung jawab merupakan kewajiban bawahan melakukan tugas tersebut. Dengan kata lain, tanggung jawab merupakan arus balik dari perintah-perintah itu. Keberadaan perusahaan selalu terkait dengan perusahaan-perusahaan lainnya yang berada dalam lingkungan sistem sosial. Oleh karena itu, manajes puncak (top management) suatu perusahaan harus bertanggung jawab kepada pemiliki perusahaan, karyawan perusahaan,pemerintah, dan konsumen.

1. Mengembangkan Ide Kreatif
 
Jangan pernah memaksakan ide Anda pada seseorang karena orang memerlukan waktu sebelum dapat menerima sesuatu yang baru. Ide yang melibatkan masa depan organisasi mengandung risiko dan setiap risiko, biasanya orang ragu-ragu untuk mengambil keputusan.
       Sebagai calon wirausaha, sebaiknya Anda menjadi seorang perencana, dalam arti Anda dapat membayangkan bagaimana ide-ide kreatif dapat dipergunakan. Namun, Anda juga harus memiliki kemampuan mengambil risiko agar mampu melaksanakan ide-ide sampai berhasil.

2. Melaksanakan Perubahan
 
Dalam setiap kegiatan, hal pertama yang harus ditentukan adalah apakah terdapat risiko dalam kegiatan tersebut. Jika suatu risiko sudah jela, keputusan untuk mengambil risiko atau tidak, menjadi sangat penting. Risiko-risiko dapat diketahui dari rencana-rencana yang telah dirancang. Pertama, umpan balik yang diterima mengenai keputusan tidak banyak. Kekurangan umpan balik dapat menciptakan keraguan. Pada tahap pertama setelah keputasan itu dilaksanakan, perlu memiliki ikatan penuh pada keputusan sampai masalah terpecahkan.
        Pemecahan masalah merupakan suatu proses yang mengikuti urutan logis. Proses ini dimulai dari mengenal apa masalahnya, kemudian dianalisis untuk menemukan sebab-sebabnya dan akhirnya mengambil keputusan.
        Sebelum perubahan ini diketahui dengan pasti, setiap tindakan menanggulangi merupakan dugaan belaka. Namun, segara setelah diketahui sebab yang menimbulkan masalah atau perubahan yang mengakibatkan adanya suatu ketidakseimbangan, dapat diambil suatu keputusan yang tepat.
       
3. Mendelegasikan Wewenang dan Tanggung Jawab
 
Sebagai pemimpin perusahaan yang terdiri atas orang-orang, para wirausaha harus bersedia memberikan wewenang dan tanggung jawab kepada staf untuk kegiatan terentu. Mendelegasikan wewenang dan tanggung jawab kepada orang lain mengandung berbagai risiko tertentu. Semua risiko yang didelegasikan dapat bersifat negatif maupun positif dan kita harus mau menanggung akibat-akibat tersebut.
        Seorang wirausaha yang beroriesntasi pada pertumbuhan harus mempunyai staf yang berorientasikan pada tindakan dan staf yang mampu menerima wewenang dan tanggung jawab. Untuk memperoleh keuntungan maksimum, karyawan harus diberi wewenang dan kebebasan tertentu untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Dalam memberikan wewenang dan tanggung jawab diperlukan suatu kepercayaan yang diberikan kepada para karyawan karena, ketika melaksanakan tugasnya kepercayaan penuh kepada karyawan, wirausaha dapat melakukan kegiatan lain, seperti perancanaan jangka panjang atau melakukan pengembangan produk-produk baru.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tanggung Jawab"

Post a Comment