Tenaga Eksogen Dan Tenaga Endogen

            Bentuk muka bumi dari waktu ke waktu, secara alami, senantiasa mengalami proses perubahan. Bentuk muka bumi secara alami dapat dipengaruhi oleh tenaga dari dalam bumi dan tenga dari luar bumi. Tenaga dari luar bumi disebut tengan eksogen, yang meliputi kekuatan angin, air mengalir, gravitasi, dan gletser. Tenaga dari dalam bumi sering disebut sebagai endogen meliputi vulkanisme (aktivitas gunung api) dan tektonisme (pergerakan lapisan bumi).
          Proses perubahan bentuk muka bumi secara alami dapat terjadi secara cepat maupun lambat. Cepat atau lambatnya proses alam yang meyebabkan perubahan bentuk muka bumi dipengaruhi oleh tenaga geologi. Tenaga geologi adalah kekuatan-kekuatann alami atau energi yang berpengaruh terhadap bentuk  muka bumi. Ditinjau dari asalnya, tenaga geologi dapat dibedakan mejadi dua jenis sebagai berikut.

1. Tenaga Eksogen Pembentuk Muka Bumi
 
        Secara etimologi, kata eksogen berasal dari dua suku kata yaitu exos artinya luar dan genor artinya asal. Kedua suku kata tersebut kemudian digabungkan menjadi satu kata yang memiliki arti tenaga pembentuk muka bumi yang berasal dari luar bumi. Eksogen merupakan tenaga dari luar bumi yang bersifat merusak. Proses alam eksogen yang menyebabkan terjadinya bentuk muka bumi tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut.

a. Angin
 
       Proses alam eksogen dalam bentuk angin terutama dapat diamati pada daerah-daerah arid dan semi arid (daeah kering). Tenaga angin memiliki kekuatan yang bersifat deflasi dan korosi. Deflasi berarti proses pengangkutan material dari suatu tempat ke tempat lain, misalnya di daerah gurun, suatu bukit pasir dapat berpindah tempat karena tiupan angin yang kecang kemudia diendapkan di tempat lain seiring melemahnya angin. Korosi adalah proses benturan atau gesekan material yang tertiup angin terhadap suatu bukit yang dilaluinya.
        Contoh deflasi di Indonesia, yakni di pantai selatan Yogyakarta khususnya Pantai Parangtritis. Di tempat ini, angin mampu memindahkan pasir dari suatu tempat ke tempat lain dalam bentukan-bentukan bukit pasir. Contoh korosi adalah terbentuknya batu jamur dan batu berongga yang telah tererosi angin dalam jangka waktu yang sangat lama.
        Angin di atas laut juga mampu menggerekan air, yang dapat mengakibatkan terjadinya gelombang yang sangat kuat. Pada umumnya, gelombang disebabkan oleh gesekan angin pada air. Semakin kuat angin bertiup, semakin besar pula gelombangya.
         Gelombang yang bergerak dari luat menuju ke pantai dapat mengubah garis pantai, dengan cara merusak di suatu tempat dan membangun di tempat lainnya. Gelombang yang menerpa batu karang secara terus-menerus di pantai dapat mengerosi dinding pantai, membentuk gua laut atau membentuk gerbang laut.

b. Air mengalir
    
Tenaga eksogen dalam bentuk air mengalir memiliki kekuatan yang dapat membentuk muka bumi. Kekuatan dalam bentuk air mengalir dapat terjadi pada daerah aliran-aliran sungai yang sifatnya dapat mengikis dan mengangkut material.
     Material hasil erosi dan korosi akan dibawa oleh air mengalir dan diendapkan pada cekungan-cekungan di muka bumi. Bentukan-bentukan ini dapat kita lihat di sepanjang aliran sungai. Pada bagian hulu sungai erosi yang terjadi lebih kuat ke dalam sehingga penampangnya berbentuk V. Pada bagian tengah sungai, kekuatan air sudah mulai berkurang, sehingga erosinya mengaruh ke samping yang menyebabkan penampangnya berbentuk U.

c. Gletser
 
   Di pegunungan yang sangat tinggi atau di daerah kutub, permukaannya selalu tertutup oleh salju. Timbunan salju semaki lama akan semaki banyak, sehingga akan menjadi bongkahan es yang sangat besar. Bongkahan es yang sangat besar memiliki massa yang besar pula kemudia bergeser dan bergerak menuruni lereng membentuk aliran es atau gletser.

2. Tenaga Endogen Pembentuk Muka Bumi
 
       Kata endogen berasal dari dua suku kata, yakni endos yang berarti dalam dan genos yang berarti asal. Jika digabungkan menjadi satu kata akan menjadi "endogen", yaitu suatu tenaga pembentuk muka bumi yang sumbernya berasal dari dalam bumi. Tenaga endogen meliputi tenga tektonisme, vulkanisme, dan seisme. Proses alam endogen yang menyebabkan terjadinya bentuk muka bumi dapat dijelaskan sebagai berikut.

a. Tektotisme
      Tektotisme adalah gaya atau kekuatan yang bekerja di dalam lapisan bumi dan yang dapat menimbulkan pergeseran batuan secara vertikal maupun horizontal. Gaya atau kekuatan ini bisa mengakibatkan perubahan pada bentuk lapisan batuan, misalnya patahan dan lipatan lapisan bumi. 

b. Vulkanisme
    
Vulkanisme adalah gejala-gejala yang timbul karena aktivitas gunung api, misalnya penerobosan magma dalam kulit bumi sehingga membentuk retas atau korok dan lelehan lava pada permukaan bumi serta pembentukan sumber air panas.

c. Seisme
 
   Seisme adalah getaran-getaran tanah yang disebabkan oleh gelombang seismik yang dipancarkan dari sumber gempa.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tenaga Eksogen Dan Tenaga Endogen"

Post a Comment